Pengertian Rumah Kavling dan Jenis-Jenis Tanah Kavling - Tanah Kavling Jogja, Jual Beli Tanah Kavling, Memilih Tanah Kavlingan, Investasi Tanah Kavling
true

Pengertian Rumah Kavling dan Jenis-Jenis Tanah Kavling

Pengertian rumah kavling yang paling mudah adalah rumah yang berada di tanah kavling. Tanah kavling itu sendiri adalah tanah yang dipetak-petak atau dibagi-bagi secara rapi. Akibatnya rumah kavling tatanannya lebih rapi dan teratur jika dibandingkan dengan rumah-rumah yang ada di kampung. Untuk lebih jelasnya, simak penjelasan berikut ini.
Pengertian Rumah Kavling dan Tanah Kavling
Apa itu kaplingan atau kavlingan? Sekarang mungkin sering terdengar istilah kavling, rumah kavling, atau tanah kavling di masyarakat. Namun ternyata masih banyak yang belum memahami mengenai istilah tersebut. Secara singkat, tanah kavling adalah sebidang tanah luas yang sudah dipetak-petak atau dibagi-bagi secara rapi dengan ukuran tertentu. Biasanya pembagian tersebut dilakukan oleh pengembang atau developer untuk dijual kembali dengan harga yang lebih tinggi.
Harga tanah kavling memang lebih tinggi daripada harga tanah biasa atau tanah yang berada di kawasan kampung. Hal ini dikarenakan tata lahannya yang sudah direncanakan dengan baik. Biasanya dalam tanah kavling sudah ada fasilitas jalan yang memadai. Selain itu jika tanah kavling tersebut akan dijadikan rumah atau perumahan, ada juga fasilitas umum lainnya yang disediakan. Maka dari itu saat ini banyak orang yang ingin memilih tanah kavling murah.
Sedangkan pengertian rumah kavling adalah rumah yang berada atau dibangun di atas tanah kavling. Biasanya rumah kavling juga disebut sebagai perumahan, dimana rumah-rumah dibangun berdampingan sesuai kavling yang ada. Rumah kavling memiliki tata perumahan yang tentu saja lebih rapi. Tidak seperti rumah-rumah di kampung atau perkampungan. Selain itu, biasanya pembeli rumah kavling akan diuntungkan karena prosedur surat menyurat dibantu oleh pihak pengembang atau developer.
Jenis-jenis Tanah Kavling
Rumah atau tanah kavling ternyata memiliki banyak jenis berdasarkan bentuknya. Berikut ini beberapa jenis dan contoh tanah kavling yang bisa diketahui.
1.      Cul De Sac Lot
Jenis tanah kavling Cul De Sac Lot diambil dari bahasa Perancis. Cul De Sac Lot memiliki makna jalan buntu. Tanah kavling jenis Cul De Sac Lot merupakan tanah kavling uang lokasinya ada di ujung jalan atau gang buntu. Saat ini memang ada banyak sekali ditemukan sebuah perumahan yang berada di ujung jalan buntu. Apalagi di tengah perkotaan, dimana lahan semakin sempit.
Kelebihan tanah kavling jenis Cul De Sac Lot ini adalah dari segi keamanannya. Biasanya tanah kavling jenis ini hanya memiliki satu akses. Kondisi ini akan lebih mudah diamati seingga kejahatan atau pencurian di sana relatif kecil. Selain itu, biasanya tanah kavling ini memiliki ruang yang melebar di bagian belakang, sehingga faktor ketenangan akan lebih mudah didapatkan dan cocok untuk rumah tinggal. Kekurangan jenis kavling ini adalah karena akses yang cukup sempit, sehingga kemungkinan penghuni rumah akan susah memarkirkan kendaraannya.
2.      Interior Lot
Jenis kavling Interior Lot sering dikenal oleh masyarakat Indonesia dengan sebutan cluster atau klaster. Jenis kavling ini adalah kavlingan yang berada di dalam sebuah blok. Biasanya kavlingan ini memang dikelompok-kelompokkan dan dipisahkan oleh jalan yang melingkar. Kavling ini juga banyak terdapat di Indonesia.
Kelebihan kavling Interior Lot adalah karena kemudahan aksesnya. Selain itu, dari segi keamanan, kavling ini juga lebih mudah dipantau. Sedangkan kelemahan kavling Interior Lot adalah minimnya sirkulasi udara yang akan didapatkan di dalam bangunan. Selain itu, kavling klaster juga dimungkinkan untuk hanya mendapatkan pemandangan dari satu sudut pandang saja.

3.      T-Intersection Lot
Kavling T-Intersection Lot adalah kavling jenis tusuk sate. Dalam hal ini, jalan yang ada di sekitar kavling biasanya berbentuk leter T. Kelebihan kavling T-Intersection Lot adalah karena kemudahan aksesnya serta kemudahannya dilihat oleh orang. Sehingga kavling tusuk sate lebih menguntungkan jika digunakan untuk bangunan komersial. Sedangkan kelemahan kavling T-Intersection Lot adalah kebisingan yang datang dari segala arah.
4.      Corner Lot
Kavling jenis Corner Lot biasanya dikenal juga dengan istilah kavling sudut. Jenis kavling sudut ini biasanya ukurannya lebih luas daripada kavling interior lot. Kelebihan kavling Corner Lot adalah pada areanya yang lebih luas. Selain itu, kavling Corner Lot ini menghadap langsung pada dua muka jalan, sehingga kemungkinan bisa digunakan sistem dua pintu masuk. Sirkulasi udara yang akan didapatkan juga lebih lancar karena lebih banyak ruang yang menghadap ruang luar. Kekurangan Corner Lot adalah kebutuhan biaya yang lebih banyak untuk pemeliharaannya.

5.      Key Lot
Kavling Key Lot merupakan jenis kavling yang berada di tengah kavling lain. kelebihannya adalah memiliki area parkir yang luas dan keamanan yang baik. Faktor kebisingan juga rendah. Kekurangannya adalah sirkulasi udara yang tidak lancar.
Demikianlah penjelasan mengenai pengertian rumah kavling. Semoga bisa memberikan tambahan pengetahuan yang bermanfaat.
Pengertian Rumah Kavling dan Jenis-Jenis Tanah Kavling

Post a Comment

About Us

Tanah Kavling

Jogja


Kami adalah Situs khusus Jual Beli Tanah dan Rumah khususnya daerah Yogyakarta. Siap melayani Transaksi Jual Beli Tanah Maupun Rumah untuk kebutuhan Investasi maupun Tempat tinggal Anda.


: [email protected]



Hubungi Kami

Name

Email *

Message *